Indonesian  English

Powered by Translate
  • Instagram
  • Subcribe to Our RSS Feed

Rupiah Melemah, Harga Mitsubishi Belum Naik

Mar 20, 2015   //   by Muhammad Fitrah   //   Berita  //  No Comments

ilustrasi-nilai-tukar-rupiah-140619-andriMAKASSAR – Meski rupiah melemah, PT Bosowa Berlian Motor (BBM) selaku authorized dealer kendaraan Mitsubishi di Kawasan Indonesia Timur (KTI) juga belum menaikkan harga kendaraannya.

Edy Junaedy, Marketing Communication PT BBM, menuturkan, pelemahan rupiah masih dalam hitungan hari sehingga belum mempengaruhi harga, baik Completely Built Up (CBU) atau impor, maupun Completely Knock Down (CKD). Selain itu, stok unit baik CKD dan CBU masih ada.

“Yang dikhawatirkan jika rupiah melemah dalam hitungan bulan. Untuk langkah antisipasi, kita belum pikirkan karena kita berharap rupiah menguat,” paparnya, Senin (16/03/2015).

Semua passenger car Mitsubishi merupakan produk CBU, diantarannya Pajero, Outlander Sport, dan Mirage. Sementara untuk truk, hanya ada beberapa yang CBU seperti FJ 2523 dan seri FJ lainnya. Untuk Mitsubishi Colt diesel dan Fuso (selain seri FJ) adalah produk asli Indonesia.

Untuk penjualan CBU, untuk sementara ini, melemahnya rupiah belum mempengaruhi penjualan. Pasalnya, harga kendaraan belum ada kenaikan. Penjualan Pajero rata-rata 35-40 per bulan di KTI, sama halnya dengan Mirage. Untuk Outlander Sport sekitar 20-25 unit per bulan. Sementara FJ adalah truk kelas berat, permintaannya untuk pemakaian khusus.

Dia menambahkan, kondisi nilai tukar rupiah saat ini ibarat dua mata uang. Bila rupiah melemah, kata dia, yang mendapat keuntungan adalah petani yang komoditinya dihargai dolar, seperti kakao.

“Nah, orang-orang ini kalau panen bawaanya beli mobil. Namun sayangnya, saat ini komoditi kita juga sedang melemah. Jadi, kita berharap, rupiah tetap stabil. Tahun ini dibuka di angka Rp 12 ribu, jadi kalau mau stabil pertumbuhan ekonominya di tahun ini, ya nilai rupiah harus tetap di Rp 12 ribu,” jelasnya.

Leave a comment

Login

Lost your password?
Back To Top